blog
Jika kita bergaul dalam dunia blogging, kebanyakan blogger yang kita temui selalu membuat blognya dalam platform blogspot dan wordpress. Kedua platform blog ini memang terkenal dan banyak dipakai oleh kalangan blogger karena kualitas layanan dan fitur yang disediakannya. Blogspot dan wordpress sama-sama memberikan layanan domain dan hosting untuk blogging secara gratis kepada semua penggunanya. Akan tetapi, mana yang lebih unggul dan paling cocok untuk digunakan sesuai kebutuhan blogging kita?
Adapun perbandingan blogspot dan wordpress dapat dijelaskan berikut ini:
Kemudahan pengoperasian.
Blogspot memiliki user interface dan tata letak menu yang sederhana dan mudah dipahami oleh pemula daripada wordpress. 
Keamanan dari SPAM.
Baik blogspot dan wordpress telah memiliki tool untuk menjaring komentar dari pembaca yang dicurigai sebagai SPAM. Sehingga, tingkat keamanan masing-masing platform blog ini relatif dapat diandalkan.
Monetisasi blog.
Blogspot mengijinkan semua penggunanya untuk dapat meletakan iklan di dalam blog. Sedangkan wordpress tidak mengijinkan penggunanya meletakan iklan di dalam blog mereka. Jadi, gunakanlah blogspot jika kita ingin memonetisasi blog milik kita dalam menjalani aktifitas blogging. 
Memberikan komentar.
Blog wordpress cenderung mendapatkan banyak sekali komentar dalam setiap aktifitas postingnya karena wordpress lebih comment friendly dibandingkan blogspot. Hal ini karena kotak komentar di wordpress langsung memberikan keterangan input yang dibutuhkan, sedangkan blogspot cenderung lebih rumit dan membutuhkan beberapa langkah sebelum menerbitkan komentar.
Ketersediaan template blog.
Wordpress pada dasarnya memiliki koleksi template lebih banyak daripada blogspot, baik template bawaan maupun template yang dibagi-bagikan oleh pengguna lainnya. Kualitas template yang diberikan oleh wordpress juga lebih baik dibandingkan blogspot. Sehingga, banyak template yang semula digunakan untuk blog wordpress kemudian dikonversi agar bisa digunakan dalam blogspot.
Kemudahan dalam mendesain blog.
Blogspot memiliki tingkat kostumisasi desain yang lebih mudah daripada wordpress. Hal ini karena kita sebagai pengguna dapat melakukan keseluruhan edit HTML untuk template blogspot, sedangkan wordpress hanya memungkinkan untuk perubahan beberapa bagian templatenya saja.
Ketersediaan tutorial di internet.
Di Indonesia kemunculan blogspot lebih awal daripada wordpress, sehingga jumlah tutorial blog dari para ahli dunia blogging untuk blogspot relatif lebih banyak dibandingkan wordpress.
Konektifitas dengan widget.
Pengguna blogspot lebih mudah untuk menambahkan aksesoris ke dalam blog mereka daripada wordpress. Blogspot merupakan salah satu produk dari Google, sehingga layanan ini dapat diintegrasikan dengan beberapa layanan Google lainnya seperti Gmail, Youtube, dsb.
Jadi, berdasarkan beberapa penjelasan singkat di atas dapat kita simpulkan jika blogspot dan wordpress dibedakan oleh peruntukan kebutuhan blogging dari penggunanya masing-masing. Penggunaan blogspot lebih diarahkan bagi kita yang ingin blogging sekaligus ingin mendapatkan uang lewat monetisasi blog. Sedangkan wordpress lebih diarahkan kepada kita yang ingin murni blogging tanpa memikirkan mencari uang lewat internet dan bagi kita yang ingin selalu mendapatkan banyak komentar dari blogger lainnya.
Ada yang ingin menambahkan dalam perbandingan ini?
Silakan berkomentar ya. 
Salam blogger!
blog
Sebelum kita memutuskan untuk memasang musik di blog, ada beberapa pertimbangan yang harus kita perhatikan agar memasang pernak-pernik blog tersebut dapat bermanfaat dan optimal. Hal ini penting dilakukan agar apa yang kita tambahkan dan apa yang kita harapkan dari penambahan aksesoris blog tersebut memang benar-benar sesuai dengan tujuan kita blogging.
Mudahnya adalah kita tidak perlu banyak menambahkan widget yang terkesan aneh dan tanpa manfaat dengan tidak mendukung optimalisasi kita blogging bukan?
Beberapa penilaian mengenai untung rugi pasang musik di blog antara lain sebagai berikut:
Keuntungan
1. Kepuasan pribadi.
Bagi penikmat musik dan sekaligus memiliki hobi dalam blogging, kita dapat mengkolaborasikan keduanya dengan jalan memasangkan musik di blog. Dengan begitu, musik favorit kita pun dapat kita dengarkan terus setiap kali kita membuka blog.
2. Menarik perhatian pengunjung.
Jika kebetulan ada pembaca blog kita yang juga memiliki selera musik yang sama dengan yang kita pasangkan di blog, hal ini akan menjadi sebuah keberuntungan. Mengapa? Jelas pembaca tersebut akan lebih menarik dalam mengunjungi blog kita karena alunan musik dari lagu yang diputar akan membuat suasana menjadi lebih nyaman.
Kerugian
1. Loading blog menjadi lama.
Konsekuensi utama yang harus ditanggung dengan memasangkan musik dalam blog adalah membuat blog terasa berat dan proses loadingnya pun memakan waktu yang lebih lama. Hal mendasar yang perlu kita ketahui adalah semakin banyak aksesoris yang melekat dalam blog kita, maka loading blog pun akan menjadi lebih lama. Ingat, bukan kah kebanyakan pengunjung blog itu tidak suka menunggu loading dari sebuah blog yang terlalu lama? 
2. Ketidaknyamanan pengunjung.
Berkebalikan dengan keuntungannya, memasang musik di blog juga kebanyak membuat pengunjung merasa tidak nyaman dengan alunan musik yang diputar. Bisa jadi karena mereka memang tidak suka dengan lagu yang diputar dalam blog kita. Tapi, masalah terbesarnya adalah lagu yang diputar tersebut sedikit banyak akan mengganggu konsentrasi pengunjung dalam membaca. Pengunjung tentu menginginkan suasana membaca yang nyaman, mudah meresapi, dan tanpa gangguan bukan?
Itulah beberapa poin mendasar yang perlu diperhatikan sebelum memasang musik di blog agar blog kita semakin terlihat bagus. Jika blog kita memang bertemakan musik atau bertema pribadi, memasang lagu di blog bukanlah masalah dan justru mungkin sebagai keharusan. Tapi, jika blog kita bertema selain itu, pikirkan juga aspek lainnya agar pemasangan musik benar-benar bermanfaat. 
Ada yang ingin menambahkan? 
Salam blogger!
blog
Blog pada dasarnya adalah sebuah media untuk berekspresi. Karakter tiap blogger yang memiliki sebuah blog tentu akan membuat karakterisitik masing-masing blog tentu berbeda satu sama lain. baik itu dilihat dari segi desain tata letaknya, pernak-pernik yang digunakannya, gaya bahasa penulisannya, hingga ruang lingkup karya yang dipublikasikan. Jika mengacu pada pemilik blog yaitu laki-laki dan perempuan, blog mereka pun dapat dikelompokan menjadi blog maskulin dan blog feminim.
Apa saja ciri yang membedakan di antara keduanya?
Desain tata letak.
Pada blog maskulin umumnya ditandai dengan dominasi warna background yang gelap. Akan tetapi, ada juga yang menggunakan warna cerah yang tetap mempertahankan unsur ketegasan. Sedangkan blog feminim selalu didominasi oleh unsur yang menggambarkan kelembutan dan kewanitaan, seperti background cerah, teta letaknya simple, serta terkesan rapi jika dipandang.
Pernak-perniknya.
Blog maskulin lebih banyak menyertakan pernak-pernik yang bersifat mendukung keperluan pembaca dalam menikmati konten. Seperti recent post, related post, popular post, recent comment, dan widget lain yang memang benar-benar diperlukan.
Sedangkan blog feminim lebih memilih aksesoris blog yang lebih bersifat mempercantik keindahan desain blog itu sendiri tanpa peduli dengan manfaatnya. Widget yang dipasang seperti jam, slide show foto, gambar, animasi lucu, dsb.
Gaya bahasa penulisan.
Blog maskulin cenderung menggunakan gaya bahasa formal dalam menerbitkan karya tulisannya. Sedangkan blog feminim cenderung lebih banyak menggunakan gaya bahasa yang nonformal untuk menunjukan sifat “girly” mereka.
Ruang lingkup konten.
Blog maskulin umumnya memiliki ruang lingkup bahasan konten yang lebih luas daripada blog feminim. Tidak hanya terbatas pada masalah kehidupan pribadi, tetapi biasanya blog maskulin juga memberikan sentuhan atau memasukan postingan yang mengandung berita atau informasi lainnya yang bermanfaat. Hal ini dikarenakan lelaki sebagai pemilik blog maskulin umumnya tidak suka berbagi kisah kehidupan pribadinya.
Sedangkan blog feminim adalah sebaliknya. Blog ini hampir didominasi oleh cerita-cerita tentang kehidupan pribadinya. Karena pada dasarnya wanita lebih suka curhat dan mengeluarkan apa yang mereka rasakan kepada orang lain.
Beberapa ulasan di atas adalah ciri yang membedakan antara blog maskulin dan blog feminim. Akan tetapi, hal itu tidak selalu bisa dijadikan acuan jika masing-masing tipe blog harus memiliki karakter seperti di atas. 
Ada yang ingin menambahkan cirinya lagi? 
Salam blogger!
teknik blog
Dalam menjalankan aktifitas blogging, kita pasti tidak akan pernah lepas dari interaksi dengan para pengunjung blog kita. Biasanya interaksi ini muncul ketika ada pembaca blog milik kita yang menanyakan mengenai isi konten yang kita publikasikan. Entah sekadar bertanya untuk mulai berkenalan, belum jelas, hingga menambahkan materi yang dirasa perlu dilengkapi.
Bagi penanya yang bisa diakomodir lewat kotak komentar bukan menjadi masalah. Tapi, bagaimana jika penanya tersebut ingin berkomunikasi lebih jauh dengan kita? Tentunya kita harus menyediakan form kontak beserta alamat kontak kita semisal email dan no.telp yang bisa dihubungi.
Untuk menghadapi masalah tersebut, kita dapat menyediakan form kontak yang bisa dijadikan tempat bagi para penanya untuk bisa melakukan kontak lebih jauh dengan kita. Manfaat lainnya adalah dengan form kontak ini akan membuat blog kita terkesan lebih profesional.
Cara membuat form kontak di blog ini adalah sebagai berikut:
Pertama, kunjungi situs kontactr.
Lakukan proses signup/registrasi dengan mengisi semua informasi yang dibutuhkan. Ingat, pada tahap ini isi dengan alamat email yang akan menjadi tujuan saat ada orang mengirimkan pesan kepada kita lewat form kontak kita nantinya.
Setelah selasai, maka kita akan dikirimi link aktifavasi akun kontactr ke dalam alamat email kita. Buka email dan klik link tersebut untuk proses aktivasi.
Setelah akun aktif, maka kita harus log in terlebih dahulu. Isi dengan username dan password kita tadi.
Pada tahap selanjutnya, kita akan dibawa pada halaman yang menyediakan kode untuk memunculkan form. Ada dua pilihan. Gunakan kode AJAX Widget jika ingin menampilkan form kontak dalam halaman posting. Dan gunakan kode Buttons jika ingin menampilkan tombol untuk memunculkan form kontak dan tombol tersebut diletakan pada sidebar blog kita.
Salin dan tempelkan kode tersebut dalam blog kita. Selesai. 
Sekarang blog kita telah memiliki form kontak yang cukup elegan bukan?
Contoh dari form kontak ini dapat dilihat pada halaman Contact Us di blog ini. 
Ada yang belum paham?
Salam blogger!
blog
Pada dasarnya blog itu sama saja pengertiannya. Blog bisa dijelaskan secara sederhana sebagai media untuk mempublikasikan konten karya diri kita masing-masing, bisa berupa tulisan, gambar, dan video. Akan tetapi, jika kita melihatnya lebih cermat lagi, kita dapat membagi blog menjadi dua kelompok berdasarkan tema atau topik yang diangkat dalam blog tersebut.
Kedua blog tersebut yaitu blog bertema umum dan khusus. Blog bertema umum adalah blog yang mengangkat banyak tema atau topik untuk dibahas dalam blog tersebut. Blog semacam ini bisa dibilang sebagai blog gado-gado karena cakupan topiknya yang beraneka ragam. Sedangkan blog bertema khusus adalah blog yang memang menyajikan satu jenis topik saja dalam seluruh konten yang dipublikasikan dalam blog tersebut.
Bagaimana perbandingan di antara keduanya? 
Berikut ini merupakan perbandingan blog bertema umum dan blog bertema khusus:
Jumlah pengunjung.
Blog bertema umum kebanyakan memiliki jumlah pengunjung yang lebih banyak karena cakupan bahasannya yang lebih luas. Sedangkan blog bertema khusus sebaliknya karena biasanya pengunjungnya berasal dari kita yang memiliki kepentingan dalam bidang yang dibahas dalam blog tersebut.
Cakupan dan detail bahasan materi.
Blog bertema umum tentu memiliki cakupan materi yang lebih luas, tetapi detail penjelasannya sangat minim. Begitu juga sebaliknya dengan blog bertema khusus. Cakupan materinya memang khusus, tetapi materi tersebut biasanya dibahas secara lengkap dan mendalam.
Keahlian blogger dalam bidang.
Bahasan yang diterbitkan dalam blog yang bertema khusus tentu diolah oleh blogger yang memiliki keahlian yang lebih dalam sebuah bidang tertentu daripada bahasan yang diterbitkan dalam blog yang bertema umum.
Loyalitas pengunjung.
Loyalitas pengunjung yang tinggi biasanya ditemukan pada blog yang bertema khusus. Hal ini bisa dijelaskan karena pengunjung merasa menemukan blog panutan yang tepat dalam memberikan mereka informasi yang dibutuhkan. Faktor anggapan blogger yang mengelola blog khusus tersebut adalah lebih tahu dibidangnya akan memberikan sugesti pada pengunjung untuk terus memantau dan mengikuti perkembangan blog khusus tersebut.
Yup, itulah sekilas mengenai perbandingan di antara keduanya. Cukup mencolok bukan? 
Ada yang ingin menambahkan? 
Akan tetapi, apapun bentuk blog yang kita miliki, jangan sampai adanya perbedaan blog berdasarkan temanya ini mengurangi rasa nikmat kita dalam menjalani aktifitas blogging sehari-hari. Karena pada dasarnya blog itu kita gunakan sebagai media ekspresi dan aktualisasi diri. Sehingga, kenikmatan dan kepuasan berbagi dapat kita rasakan tanpa harus terdiskriminasi oleh anggapan yang sebenarnya tidak terlalu penting untuk dipermasalahkan. Sip? 
Salam blogger!
blog
Jika kita sudah terbiasa dan dapat berkontribusi lebih dalam dunia blogging, sebenarnya blogging adalah sebuah aktifitas yang menyenangkan. Bagaimana tidak? Dengan blogging kita dapat mengekspresikan diri kita kepada orang lain. Bahkan, kita juga dapat memperoleh penghasilan uang jika kita “beruntung”.
Akan tetapi, hal ini seakan berbanding terbalik dengan kenyataan yang ada. Selama ini orang-orang di sekitar kita malas untuk blogging. Bahkan, di antara mereka pun ada yang sama sekali tidak tahu apa sih blogging itu? Kalau dipresentasikan, penyebab utama orang tidak berminat untuk blogging adalah ketidaktahuan mereka itu sendiri tentang blogging. 
Lalu, apa saja penyebab lain yang membuat orang tidak berminat untuk blogging?
Tidak tahu tentang blog.
Ini adalah alasan utama banyak orang yang tidak berminat blogging. Logikanya, kita saja tidak tahu apa itu blogging, lalu bagaimana kita bisa blogging? Di Indonesia blog mulai berkembang penggunaannya sejak tahun 2004. Baca selengkapnya tentang sejarah munculnya blog. Jika kita tidak memiliki pengetahuan yang cukup, sekarang ini sudah banyak tutorial yang menjelaskan bagaimana cara untuk blogging secara praktis dan gratis.
Tidak ada sarana pendukung.
Selain itu, orang tidak berminat untuk blogging adalah karena alasan ketiadaan sarana yang digunakan untuk blogging. Idealnya dalam blogging kita memang membutuhkan sebuah komputer yang terhubung ke jaringan internet. Tapi, hal ini sekarang tidak lagi menjadi masalah karena kita juga dapat menggunakan koneksi internet via ponsel bukan? Untuk editing template blog, kita bisa menggunakan warnet agar pengerjaannya lebih cepat dan mudah. Selanjutnya, jika kita tidak punya komputer dan sambungan internet kita dapat menggunakan ponsel sebagai alternatif ketika membuat postingan blog.
Tidak punya waktu yang cukup.
Ketika kita tidak memiliki waktu yang cukup untuk blogging, kita dapat menggunakan beberapa trik untuk menyiasatinya. Salah satunya yang dapat kita gunakan adalah blogging dengan menerbitkan artikel secara berseri. Dengan begitu, materi yang ingin kita publikasikan dapat dipecah menjadi beberapa seri bagian sehingga komposisinya menjadi lebih lengkap dan yang paling penting adalah waktu yang kita gunakan akan semakin singkat untuk sekali posting.
Bingung dengan apa yang akan dipostingkan.
Posting atau menerbitkan konten dalam blog tidak hanya terbatas pada sebuah tulisan saja. Kita juga dapat menerbitkan gambar dan video yang bisa kita bagi-bagikan kepada orang lain. kurang jelas? Coba baca dahulu beberapa manfaat blog bagi kita. Kita juga dapat menemukan beberapa sumber ide dengan membaca artikel ini, sumber ide menulis dalam blogging.
Malas.
Banyak orang tidak berminat untuk blogging karena rasa malasnya. Mereka selalu berpikir tentang apa yang bisa mereka dapat dari kegiatan blogging ini. Apa sih yang bisa kita dapatkan? Banyak! Paling tidak, kita sudah memberikan sumbangsih yang besar dalam berbagi kebaikan dengan orang lain. Bukankah berbagi itu indah? Jika kita cerdik, kita juga dapat menjadikan blogging sebagai media bisnis online yang mampu menghasilkan pendapatan. Menarik bukan? Lalu apalagi yang kita tunggu?
Memang ada banyak alasan atau faktor yang mengahambat kita untuk blogging. Akan tetapi, jika kita sudah berhasil menemukan dan merasakan betapa nikmatnya blogging, maka keseharian kita tidak akan pernah lepas dari blogging. Kebiasaan blogging kita juga akan bertahan lama dan tidak akan pernah luntur dengan cepat!
Ada yang ingin menambahkan lagi tentang penyebab orang tidak berminat untuk blogging? 
Ditunggu ya komentarnya. 
Salam blogger!